Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA




Senin, 03 Mei 2021

Pendataan Desa Berbasis SDGs Desa Plaosan Mulai Dilaksanakan


Lamongan, SNN.com - Pendataan desa berbais Sustainable Development Goals (SDGs) desa Plaosan Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan mulai dilaksanakan pada Senin (3/5/2021). 

Hal tersebut ditandai dengan pelepasan Tim Pokja Relawan Desa Plaosan oleh kepala Desa Plaosan, Soeyoto kepada ketua Pokja Relawan Total Rustiawan yang di dampingi Pendamping Desa Achmad Wafa Isvianto.

Soeyoto menerangkan, jika mengacu pada edaran Kementrian Desa, PDT, dan Transimgrasi, sebenarnya pendataan dimulai dari tanggal 1 Maret-31 Mei 2021. Namun karena pihaknya harus menunggu petunjuk teknis dari Pemerintah kabupaten, maka pendataan berbasis SDGs di desa Plaosan baru dimulai pada hari ini.

Lebih jauh ia menggarisbawahi, hasil pendataan desa berbasis SDGs, nantinya menjadi bekal yang penting untuk melaksanakan pembangunan secara berkelanjutan.

Selain itu, ia menegaskan, bahwa pendataan tersebut merupakan hal yang cukup penting bagi desa. Sebab, selama ini desa belum memiliki data yang benar-benar valid. Relawan Wajib Turun ke Lapangan


Sementara itu, Ketua Tim Pokja Relawan Pendataan Desa berbasis SDGs,Total Rustiawan mengatakan, data desa menjadi persoalan yang cukup pelik hingga hari ini. Oleh karena itu, ia menegaskan kepada para relawan agar benar-benar turun ke lapangan, sehingga tahu persis data di lapangan.

“Relawan wajib turun ke rumah-rumah warga sesuai tugas pendataannya. Sehingga data yang didapatkan nantinya benar-benar valid,” paparnya.

Hal yang sama juga ditegaskan oleh Pendamping Lokal Desa Achmad Wafa Isvianto Menurutnya, pandataan yang valid, akan berdampak pada pemerataan pembangunan di desa Plaosan.

“Jika relawan tidak turun langsung ke lapangan, maka sudah pasti data tersebut tidak valid,” terangnya. 


Ia melanjutkan, hasil pendataan nantinya akan bisa diakses oleh seluruh masyarakat desa Plaosan. 

Disamping itu, terangnya, data tersebut nantinya juga akan digunakan oleh lintas kementrian dan lintas dinas di kabupaten Lamongan.

Ia berharap agar masyarakat juga turut menyukseskan program pendataan desa berbasis SDGs tahun 2021.

Reporter : Zaenal A
Editor      : Wafa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"