Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA




Selasa, 29 Juni 2021

Walikota Lounching Program Kotaku, ”Kawasan Tepi Air Mayangan, ” Kota Probolinggo


Probolinggo, SNN.com - Hari ini Pemerintah Kota Probolinggo meluncurkan kegiatan skala kawasan dengan tema “Kawasan Tepi Air Mayangan Kota Probolinggo ” Kawasan mbangun kawasan pesisir yang bertujuan permukiman yang layak dan risiko erosi rendah melalui integrasi restorasi mangrove, dan pemanfaatan yang berkelanjutan.

Launching kegiatan Skala Kawasan Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) dilaksanakan secara terbatas dengan mematuhi protokol kesehatan di Puri Manggala Bakti Kantor Walikota Probolinggo, Selasa (29/6/2021).

Yang dibuka oleh Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin.

Kegiatan ini di hadiri juga Pejabat Pembuat Komitmen PKP Wilayah II Jawa Timur Posma Simanjuntak, Kepala Dinas PUPPR Agus Hartadi Team Leader OSP 4 Jawa Timur Winardi, CE TMC 5 Jawa Timur Bambang Tri Laksono, Koordinator Kota Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Syamsul Hadi, PT Gala Karya Alief dan M. Arif, Termasuk di dalamnya Kodim 0820 Kota Probolinggo, Polresta Kota Probolinggo, Bappeda, OPD, Lurah Mayangan dan Sukabumi, dan Instansi Terkait.

Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin dalam sambutannya mengatakan Pemerintah kota telah menentukan 10 program unggulan satu diantaranya adalah Program bidang pembangunan Infrastruktur berkelanjutan, menciptakan dan mengubah wajah baru di Mayangan, termasuk nantinya dalam pemanfaatan dan pemeliharaan.

Dalam penanganan kawasan permukiman kumuh ini di kota Probolinggo, Dengan tingkat kompleksitas masalahnya pemerintah kota telah melakukan segala persiapan dan perencanaan yang panjang, diantaranya; 1) Konsep Desain Master Plan Kawasan; 2) Kajian hukum terkait lahan dan relokasi; 3). Kajian Safeguard lingkungan dan Sosial; 4). Penyusunan Dokumen DED; 5) Penyiapan anggaran daerah untuk warga terdampak program (WTP); 6) Empat (4) kali Expose di kementrian pusat dan Provinsi Jawa Timur, ” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Probolinggo Agus Hartadi mengatakan, Mengharapkan dukungan dan bantuan dari Pemerintah Kota Probolinggo dan seluruh warga masyarakat agar kegiatan peningkatan kualitas permukiman kumuh mayangan dapat berjalan dengan lancar.

“Dan yang paling terpenting setelah selesai kegiatan pembangunan ini masyarakat sebagai Kelompok Pemanfaat dan Pemeliharaan (KPP) tentunya harus dikelola dengan baik dan memberikan dampak yang positif pada kegiatan ini, mewujudkan Kota Probolinggo zero Kawasan Kumuh. 

Reporter    : Feni
Editor         : Wafa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"