Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA




Jumat, 05 Maret 2021

Wali Kota Habib Hadi Bantu Biaya Akomodasi Balita Yang Akan Operasi Bibir Sumbing


Probolinggo, SNN.com - Rejeki bisa dicari, namun kesempatan tidak bisa terulang", kalimat inilah yang menjadi motivasi bagi Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin dalam menanggapi setiap informasi yang membutuhkan kehadiran pemerintah dalam membantu warganya.

Kamis malam (4/3) di rumah dinas wali kota, orang nomor satu di Kota Probolinggo ini membantu Mahmud Amirudin warga Jalan Merpati RT 03/RW 03 Pohsangit Kidul Kelurahan Kademangan. Ia akan membawa anak pertamanya yang berusia 18 bulan untuk dioperasi bibir sumbing di Gresik.

"Kesempatan ini saya pergunakan untuk membantu mereka. Melalui Kesra dan Baznas kita berupaya agar akomodasi dan kebutuhan selama proses operasi anaknya kita bantu. Karena memang orang tuanya tidak mampu," urai wali kota.

Wali Kota berharap operasi balita bernama Achmad Khoirul Anam ini bisa berhasil. Dengan begitu tumbuh kembangnya sama dengan anak lainnya dan tidak minder saat bergaul nantinya.


"Saya sangat responsif dan perhatikan informasi yang kita terima dari masyarakat. Karena kewajiban pemerintah harus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, tentunya sesuai dengan aturan dan kebijakan yang ada," imbuhnya.

Habib Hadi juga memberikan dukungan kepada orang tua balita, agar tetap semangat dalam mengasuh dan membimbing putranya. Pasca operasi bibir sumbing, mereka juga diminta melapor untuk mengetahui perkembangannya.

Sementara itu, Yusnita ibu dari balita itu menyebutkan jika anaknya memiliki kelainan sejak lahir. Selama ini tim medis memantau kondisi anaknya secara daring karena pandemi. Baru malam ini mereka bersama rombongan dari daerah lain  berangkat operasi yang difasilitasi oleh Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI).

Reporter : Arini
Editor      : Wafa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"