Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA




Rabu, 09 Juni 2021

Pemkab Kubar Gelar Rakor Petinggi Dan BPK Se-Kubar, | Bupati FX Yapan SH : Petinggi Jangan Takut Diperiksa APH Kalau Tidak Bersalah


Kutai Barat SNN.com - Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) menggelar Rakor kepala desa/petinggi dan Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) serta penandatanganan penetapan status desa/kampung hasil pengukuran Indeks Desa Membangun (IDM) Tahun 2021 dalam rangka Program Kerja 100 hari Bupati dan Wakil Bupati Kutai Barat periode 2021-2024 berlangsung di ruang Aji Tulur Jejangkat (ATJ) Kantor Bupati Rabu (09/06/2021).

Bupati Kutai Barat FX Yapan, SH di dampingi Wakil Bupati Edyanto Arkan, sekretaris daerah Ayonius, Ketua DPRD Ridwai, unsur muspida, Camat dan seluruh petinggi dan BPK Se-Kubar.
Rakor tersebut di buka secara resmi oleh Bupati Kubar FX Yapan.

Dalam sambutannya Bupati menyebutkan masih banyak para petinggi kita yang takut di periksa Aparat Penegak Hukum (APH).
"Saya instruksikan kepada seluruh petinggi se- Kutai Barat jangan takut di periksa APH, kalau kita kerja sudah benar dan semua prosedur jangan takut di periksa. Saya minta para petinggi harus tertib administrasi, tertib waktu, etos kerjanya dan mengikuti mekanisme yang ada saya yakin desa itu bisa mandiri,’’tegas Yapan

Yang belum mandiri ini kalian masih belum tertib, dengan BPK nya ada jarak, dengan masyarakat ada jarak. Asal mereka itu sudah menjalankan tugasnya dengan benar saja dan tidak mungkin kita mengandalkan kekuatan kita sendiri,"ujar Bupati.

‘’Saya aja Bupati tidak bisa mengandalkan kekuatan sendiri masih koordinasi dengan Kodim, Polres dan semua begitu juga di desa harus koordinasi juga jangan ada jarak dan jangan membuat blunder diri sendiri.
Makanya dengan koordinasi ini saya hanya mengingatkan secara umum namun secara teknisnya ada di narasumber,"sambung Yapan.


Rakor petinggi dan BPK se-Kutai Barat ini semestinya dihadiri seluruh petinggi yang ada di 16 kecamatan. Namun nyatanya dari 190 desa/kampung dan 4 kelurahan masih ada aja petinggi yang mangkir alias tidak mau hadir yakni sebanyak 48.

Dalam rakor tersebut panitia menghadirkan beberapa narasumber diantaranya Polres Kutai Barat, Kejaksaan Negeri, Bank Kaltimtara, Kantor Pajak, Inspektorat serta DPMK Kubar.

Ditanya soal gotong royong disetiap kampung FX Yapan mengatakan "Waduh itu masih saya belum jadi Bupati bahkan masih jadi ketua DPRD dulu sudah saya tanamkan budaya gotong royong kepada masyarakat. Nanti saya akan turun ke kampong-kampung mengecek apakah benar kampung-kampung mereka sudah bersih seperti yang dilaporkan para petinggi,"pungkas Bupati Dua periode FX Yapan SH

Reporter : Johansyah
Editor      : Wafa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"