Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA




Rabu, 09 Juni 2021

Bahas Isu Strategis, Bupati Gelar Musrenbang RPJMD 2021-2026


Lamongan, SNN.com - Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar Musyawarah Pembangunan Daerah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Musrenbang RPJMD) pada, Selasa (8/6). Kegiatan ini bertujuan untuk menajamkan, menselaraskan dan mengkomunikasikan encana pembangunan guna menjawab isu-isu strategis pembangunan pada tahun 2021-2026. 

“Hasil yang diharapkan dari agenda ini adalah masukan dari perangkat daerah, kemudian pelaku usaha, akademisi, NGO, dan masyarakat lain dalam rangka perbaikan rencana awal RPJMD yang telah kita susun,” ujar Suyatmoko, selaku Plt. Kepala Bappeda Lamongan.

Bupati Yuhronur dalam sambutanya menyatakan bahwa proses pelaksanaan RPJMD ini telah sesuai dengan amanat Permendagri  UU No.86 tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, UU No. 23 tahun 2015 tentang Pemerintahan Deerah dan UU No.25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaa Pembangunan Daerah.

“Tahapan demi tahapan RPJMD telah kami laksankan sesuai dengan amanat undang-undang. Rancangan sudah dibahas saat forum kosultasi public pada 23 Maret, Nota Kesepakatan  perencanaan bersama DPRD, juga telah dikonsultasikan ke provinsi Jawa Timur pada 20 Mei,” terangnya.

Agar visi misinya sebagai kepala daerah dapat terlaksana sesuai dengan RPJMN, RPJMD, Rencana Tata Ruang dan Wilayah, serta dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) tiap perangkat daerah harus meninggalkan ego sectoral masing-masing. Dan harus bisa menterjemahkan visinya menjadi program dari tiap OPD.

“Tiap OPD, perangkat daerah, dan asisten harus bisa memahami untuk mendukung capaian misi dan tinggalkan ego sectoral untuk mencapai kejayaan Lamongan,” ujarnya. Tidak hanya itu, dukungan dari seluruh elemen masyarakat  juga dibutuhukan untuk mensukseskan programnya.


Dalam penyusunan RPJMD, perlu adanya sinkronisasi dari awal hingga akhir agar tercipta keselarasan antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten.

“Pentingnya konsistensi dan sinkronisasi dalam penysuusnan RPJMD untuk mewujudkan pemerintahan yang harmonis,” ujar Dyah Wahyu Ernawati, Kepala Bakorwil II yang mewakili Kepala Bapedda Jatim.

Musrenmbang RPJMD dihadiri oleh 107 orang dari perwakilan tiap OPD/instansi, perguruan tinggi, dunia usaha dan LSM.

Reporter : Zaenal A
Editor      : Wafa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"