Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA



Sabtu, 27 Februari 2021

Tiang Lapuk, Rumah Ibu Rejeb Rata Dengan Tanah


Gunungkidul, SNN.com - Rumah ibu Rejeb warga  Banyumeng II RT 05 RW 02 Kalurahan Giriharjo, Kapanewon Panggang rata dengan tanah karena lapuk termakan usia, Sabtu (27/2/2021).

Dapat diperoleh informasi dari Aiptu Sujarno Kasi Humas Polsek Panggang dapat diceritakan bahwa, awal mula kejadian pada hari Sabtu 27 Februari 2021 sekira pukul 13.00 wib Asmodiyono(80) warga Banyumeneng II Rt 05/02, Giriharjo, Panggang dan juga Sumiran(60) warga Banyumeneng juga  mendengar suara gemuruh di samping atas rumahnya, kemudian mereka berdua berinisiatif mencari asal suara tersebut, dan mendapati rumah Ibu Rejeb telah roboh.

Kemudian Asmodiyono dan Sumiran memanggil warga yg lain untuk memberitahukan tentang kejadian tersebut serta  menghubungi polsek Panggang.


Aipda Sudarmadi, Bripka Hendrik, dan juga Bripka F. kunto Prismanto dari Polsek Panggang yang saat itu bertugas dan mendapati laporan langsung menuju lokasi kejadian bersama dengan Pemerintah Kalurahan Giriharjo.

Diperkirakan penyebab rumah roboh disebabkan karena Tiang rumah (dari bambu) sudah lapuk termakan usia.
Ibu Rejeb (Pemilik) tinggal ber 2 bersama anaknya a.n Cica (anak Ibu Rejeb mengalami keterbelakangan mental).

Lurah Giriharjo Aris Eko Widiyanto, S.Sos. menyampaikan saat dikonfirmasi bahwa, sangat perihatin yang menimpa rumah ibu Rejeb  dan keluarga. 

" Kami sudah memerintahkan kepada kamituo untuk memberikan donasi kepada keluarga Ibu Rejeb juga keluarga. Dan juga kepada Jogoboyo untuk membuat laporan dan permohonan bantuan tanggap darurat/rehabilitasi ke BPBD. Dan kepada Bapak Dukuh dan Rt untuk menyiapkan rumah untuk tinggal sementara dan mempersiapkan rumah secara permanen untuk beberapa waktu kedepan, "kata Lurah.


Dan untuk beberapa bulan kedepan ini kami berkomunikasi dengan Bamuskal dan Panewu untuk mempersiapkan untuk program RTLH. Ibu Rejeb saat ini sudah mendapat bantuan BPNT dan masuk dalam DTKS, dan juga masuk dalam list RTLH Kalurahan ( info umum dalam kurun waktu  th 2015 - 2019 kami telah membangun sebanyak 37 RTLH, berbagai skema dari total 92 list yang ada). Namun karena 2 th berakhir karena berbagai kegiatan di refosing  covid sehingga kami ikut menyesuaikan, termasuk penundaan 12 unit tahun kemarin. Kami berharap dapat paket RTLH secara masif untuk dapat merampungkan sisa list yang masih ada, "imbuhnya.

Dan kami berterimakasih atas suport dari berbagai pihak diantaranya BPBD, Kapanewon, Polsek, dan khususnya kepada warga masyarakat yang telah membantu untuk mengatasi musibah yang menimpa warga kami tersebut. Dan semoga Allah SWT meridhoi kita semua, "pungkas Aris Eko.

Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa karena pada saat kejadian Ibu Rejeb (Pemilik) sedang berada di ladang,dan anak nya sedang berada di luar rumah. Namun kerugian Material ± 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah)

Reporter : Asih.
Editor      : Mas Pay.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"