Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA




Kamis, 04 November 2021

Pencarian Korban Kecelakaan Perahu Terbalik Di Pantau Langsung Bupati Dan Wakil Bupati Tuban


Tuban, SNN.com - Sebuah perahu penyeberangan tradisional terbalik di bantaran aliran Bengawan Solo, Dusun Gemblo Desa Ngadirejo Kecamatan Rengel Tuban, Rabu ( 3/11/2021 ).

Adapun kronologi kejadian, sekitar pukul 09.30 WIB perahu yang terbuat besi ukuran 15 x 2,5 meter yang di kemudikan oleh Kasiyan 65 tahun, asal Desa Semambung, Bojonegoro, tenggelam  di sungai Bengawan Solo. Menurut keterangan saksi, Novi Andi Susanto yang juga penumpang perahu, sekitar pukul 09.25 WIB dirinya naik perahu dari Tambangan Dusun Gemblo Desa Ngadirejo Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban menuju Tambangan Desa Semambung Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro. Namun, sampai di tengah sungai perahu oleng karena arus yg deras, hingga akhirnya perahu  terbalik.

Proses pencarian korban dilakukan oleh tim BPBD Tuban dan Bojonegoro, Tim SAR Gabungan, TNI dan Polri, juga relawan, dengan melakukan pennyisiran hingga 4,5 kilo meter. Berdasarkan data dari Kalaksa BPBD Tuban Yudi Irwanto, hingga pencarian dilakukan pukul 17.30 WIB korban selamat berjumlah 10 orang ,  yaitu Mujahid ( 30 ) Asal Sale Rembang Jawa Tengah, Arif Dwi ( 39 ) Asal Rengel, Budi ( 24 ) Asal Ngadirejo Rengel, Nofi Andi Susanto ( 29 ) Asal Sidorejo Tuban, Tasmiatun Nikmah ( 33 ) Asal Maibit Rengel, Abdul Hadi ( 9 ) Asal Maibit Rengel, Abdullah Yantim ( 3 ) Asal Maibit Rengel, Tarmuji ( 56 ) Asal Desa Rengel, Hafid ( 4 ) Asal Kanor Bojonegoro, Dan  Mardiani ( 62 ) Asal Kanor Bojonegoro. Dari 10 Korban Selamat, satu diantaranya Budi 24 tahun Asal Ngadirejo, harus di larikan ke RSUD dr. R Koesma tuban karena mengalami sesak nafas.

Sedangkan, dugaan sementara korban yang masih dalam pencarian, Toro ( 41 ) Asal Wonokerto Sale Rembang, Basori ( 37 ) Asal Maibit Rengel, Kasian ( 65.) Asal Kanor Bojonegoro, Erma Fitriani ( 27 ) Asal Kanor Bojonegoro,  Masdian Purnama ( 27 ) Asal Kanor Bojonegopro, Sutri ( 60 ) Asal  Maibit Rengel, Dan Hajir ( 45 ) Asal Maybit Rengel.


Hingga berita ini di turunkan, petugas masih melakukan pencarian hingga jarak 9 kilometer. Akibat derasnya arus sungai, petugas tidak bisa melakukan penyelaman. Pencarian masih dilakukan di setaran titik kejadian yaitu di bawah jembatan Kanor Rengel ( KARE ) hingga 9 kilo meter ke arah hilir sungai.

Sementara itu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, SE bersama Wakil Bupati Tuban Kang Riyadi SH pun ikut memantau langsung proses pencarian korban kecelakaan perahu penyeberangan tradisional. Dalam kesempatan tersebut, Mas Bupati menyampaikan pencarian dengan melakukan penyusuran akan terus di perluas  hingga korban di temukan. Mas Lindra juga mengimbau kepada masyarakat terutama keluarga korban yang belum di temukan, untuk terus berkomunikasi dengan tim di lapangan dan mendatangi posko. " Tim juga telah menyediakan posko informasi yang di update secara real time," bebernya.

Terkait dengan kendala yang dialami tim petugas dalam proses pencarian, Mas Bupati menjelaskan, untuk melakukan penyelaman belum memungkinkan. hal tersebut urung dilakukan akibat arus sungai yang cukup deras. Meski begitu,seluruh tim pencari yang terdiri dari Basarnas, BPBD Tuban dan Bojonegoro,Tagana, BPBD Provinsi, TNI dan POLRI akan terus berupaya untuk menemukan korban dengan cara lain, hingga memungkinkan melakukan penyelaman. 

Mas Bupati berharap, korban yang di temukan masih dalam kondisi selamat.“ Saya meminta doa kepada seluruh masyarakat agar seluruh korban bisa di temukan dan selamat,” tutur Mas Bupati.

Mas Bupati juga berharap, jembatan KARE juga cepat selesai di kerjakan, agar masyarakat dari dua Kecamatan yaitu Rengel Kabupaten Tuban dan Kanor Kabupaten Bojonegoro tidak lagi harus menyeberang sungai menggunakan perahu tradisional. “ Semoga pengerjaan cepat selesai, agar kejadian serupa tidak terjadi,” paparnya.


Mas Lindra menambahkan, saat ini semua harus berfokus pada pencarian korban dan tidak perlu menyalahkan pihak mana pun.“ ikhtiar dari seluruh tim akan terus dilakukan hingga korban di temukan,” tandas Mas Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Bupati di temani Wabup juga Kalaksa BPBD dan Kadis Perhubungan, dengan menggunakan perahu boat, turut serta melakukan penyisiran di sepanjang sungai hingga jarak 5 kilo meter.

Reporter : Agus
Editor      : Wafa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"