Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA




Sabtu, 24 April 2021

JEGLONGAN SEWU di ruas jalan Tegalsiwalan tanggung jawab siapa???


Probolinggo, SNN.com - Kondisi jalan rusak di Kecamatan Tegalsiwalan Menjelang Idul Fitri 1442H / 2021 M kali ini semakin parah. Salah satunya yang ada di sepanjang ruas jalan depan kantor kecamatan Tegalsiwalan. Seperti halnya pemandangan tersebut yang terlihat hingga Sabtu, (24/4/2021).

Sekalipun masih dalam masa Pandemi covid 19, pemerintah pusat gencar untuk memperbaiki infrastruktur, terutama jalan yang dipergunakan untuk jalur mudik. Tak hanya di Pulau Jawa, namun juga luar Pulau Jawa. Tentunya itu sebagai salah satu upaya untuk memperlancar arus barang antar kota dan provinsi.

Bila pemerintah pusat gencar dalam membangun, tapi tidak demikian dengan apa yang terlihat di daerah. Setidaknya hal tersebut tergambar dari kondisi infrastruktur di daerah yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

Seperti halnya sepanjang jalan rusak di Kecamatan Tegalsiwalan, yaitu mulai dari pertigaan Malasan ketimur (arah Kraksaan).

Ruas jalan yang  sejauh +/_ 10 KM tersebut mengalami kerusakan yang cukup  parah. Apalagi ruas jalan yang menghubungkan ke berbagai kecamatan di wilayah timur kabupaten Probolinggo tersebut sering kali digunakan para pengendara sebagai jalur alternatif menuju Krasaan atau sebaliknya (ke arah kab.Lumajang).


Hingga berita ini dinaikkan, ruas jalan yang masih dalam wilayah Kabupaten identik dengan komoditas mangga ini terlihat rusak dan belum ada perbaikan.

Jalanan berlubang terlihat disepanjang ruas jalan tersebut. Bahkan tidak hanya ada di satu lokasi saja, bahkan lubang lubang tersebut ada yang yang kedalaman sekitar 10 s/d 30 cm dengan lebar lubang jalan bervariasi.
 
Jalan yang rusak tersebut sejatinya tak jauh dadi pusat pemerintahan Kecamatan.
Bahkan ruas jalan yang tepat berada didepan kantor camat Tegalsiwalan tersebut menjadi tanda tanya sendiri bagi warga pelintas.

Seperti halnya yang diungkapkan oleh Rini. seorang pelintas yang berasal dari kab.Lumajang saat bertemu dengan awak media SNN.com dilapangan.

" Iki asli jalan Tol mas, tol ngantol"( bahasa Jawa) Ini loh yang namanya jalan Tol, karena kalau melintas pasti terpental pental.

"ini jalan desa apa jalan kabupaten?terus ini tanggung jawab siapa?" (Pungkasnya)

Melihat kondisi parahnya jalan tersebut,
Menimbulkan pertanyaan bagi para pengguna jalan yang melintas. Pasalnya, selain ruas jalan tersebut berada disepanjang jalan depan kantor kecamatan Tegalsiwalan, ruas jalan tersebut hanya dilakukan perbaikan dengan cor semen yang hanya bertahan beberapa Minggu saja.

"Wisata Jeglongan Sewu", mungkin yang menarik jika diberikan nama untuk ruas jalan tersebut.

Reporter : Sholeh, Arini
Editor      : Wafa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"