Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA




Senin, 19 April 2021

SDN Banyuanyar Kidul Kecamatan Banyuanyar Melakukan Uji Coba Proses Belajar Tatap Muka Pasca Pandemi Covid 19


Probolinggo, SNN.com - Uji coba pembelajaran tatap muka di Kabupaten Probolinggo digelar di 121 lembaga pendidikan dengan rincian 72 SD dan 49 SMP. Salah satunya digelar oleh SDN Banyuanyar Kidul.Senin, (19/4/2021).

Uji coba pembelajaran tatap muka ini,ditinjau langsung oleh pengawas Rasuk S.Pd.

Sesuai dengan teknisnya,jumlah peserta didik yang masuk sekolah dibatasi 30 persen dari total satu rombongan belajar (rombel).
Jadi satu kelas dibagi menjadi 2 kelompok belajar dengan jadwal berbeda.

Uji coba tatap muka tersebut disambut baik dan mendapatkan antusias dari  para wali murid,Para guru dan siswa  dengan semangat yang tinggi.salah satunya dengan mengisi formulir akan kesetujuan dengan diadakannya proses belajar tatap muka ini.

Sarwo Edi Wibowo,S.pd.selaku kepala sekolah SDN Banyuanyar kidul berharap "Dengan diadakannya  uji coba pembelajaran secara tatap muka ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.sekaligus menyerap aspirasi para tenaga pendidik, siswa, dan walimurid dalam melakukan proses belajar mengajar di sekolah.tentunya selau mengedepankan disiplin mematuhi protokol kesehatan (prokes)," .


Lanjut Edi Wibowo, "Semoga SDN Banyuanyar kidul ini menjadi percontohan,serta diikuti lembaga lembaga  yang lain untuk dapat melakukan proses pembelajaran tatap muka."

"Proses belajar tatap muka yang dilaksanakan di SDN Banyuanyar kidul ini semoga dapat  selalu dievaluasi oleh fihak terkait ke depannya. agar dapat terlaksana dengan baik".harapnya.

P.Edi ( panggilan akrab kepala sekolah yang murah senyum ini ) berpesan, "Agar  antara peserta didik, para guru, dan wali murid saling mengingatkan kedisiplinan prokes."jelasnya.
.
Seperti halnya yang diterangkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi  di waktu lalu bahwa Proses belajar tatap muka ini ada beberapa pertimbangan utama bagi lembaga yang melakukan uji coba pembelajaran tatap muka.

Pertama, zonanya sudah harus zona hijau atau bebas dari penularan Covid-19 sesuai keputusan bersama empat menteri terkait pembelajaran tatap muka di masa pandemi Covid-19. 

Kedua, kesiapan sekolah mulai dari ketersediaan sanitasi, sarana mencuci tangan, toilet yang bersih, serta akses ke tempat pusat kegiatan belajar yang mudah.

Saat dikonfirmasi awak media SNN.com.
Bu Dini,selaku tenaga pengajar kelas 1 A mengungkapkan.

"Saya sangat senang dengan adanya proses belajar tatap muka ini.kami tentunya selalu melakukan serta menerapkan aturan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran covid 19 dalam pelaksanaan nya".

"Dukungan serta partisipasi wali murid akan kegiatan ini sangat kami harapkan.guna bisa berjalan baik & lancar".pungkasnya.

Reporter : Sholeh
Editor      : Wafa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"