Sorot Nuswantoro News

Berita Online dan cetak, "CEPAT, TEPAT, LUGAS DAN BERANI" dari LAMONGAN untuk NUSANTARA




Senin, 01 Februari 2021

Operasi Penertiban Prokes Digelar Aparat Gabungan Kabupaten Tuban


Tuban, SNN.com - Tim gabungan dari jajaran Kodim 0811/Tuban, Polres, Dinas Perhubungan, Satpol PP,  dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Tuban menggelar razia penertiban Protokol Kesehatan Prokes di sejumlah titik keramaian di wilayah Kabupaten Tuban, Minggu ( 31/01/2021 ).

Tampak mengikuti operasi bersamaan dengan sosialisasi dan pembagian masker gratis tersebut, diantaranya, Dandim Tuban Letkol Inf Viliala Ramadhon, Wakapolres Kompol Andi Yudha Pranata, Plt Kadis Perhubungan Gunadi, Kepala Satpol PP Hery Muharwanto, serta anggota Pemadam Kebakaran ( Damkar ) dari BPBD Tuban.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim  Viliala Ramadhon mengatakan, operasi kedisiplinan Prokes kembali dilakukan sebab saat ini terjadi lonjakan kasus positif Covid -19 di Indonesia.

“Jawa Timur menduduki posisi nomor empat dengan kasus positif Covid -19  terbanyak di Indonesia, sehingga Panglima TNI mengambil langkah kedisiplinan Protokol Kesehatan  di seluruh tanah air,” ucap Villiala saat di temui Wartawan SNN.com.


Sesuai petunjuk Presiden, tambah Villiala, dalam tujuh hari kedepan angka kasus Covid - 19 harus menurun signifikan. Sedangkan sasarannya tempat - tempat yang menimbulkan kerumunan.

" Diantaranya fasilitas publik, pasar tradisional, pasar swalayan, tempat wisata serta tempat - tempat lain yang terjadi kerumunan, kegiatan ini dilakukan pagi siang sore hingga malam hari terintegrasi hingga tingkat Kecamatan,” paparnya.

Ia berpesan, pengelola wisata harus mentaati aturan yang ada. Diantaranya jumlah pengunjung maksimal 30 persen dari kapasitas maksimum pengunjung.

“ Memang dalam hal kedisiplinan ini TNI, Polri, serta Pemda tentunya tidak bisa mengawasi setiap waktu, oleh karena itu saya menghimbau pengelola wisata harus bertanggung jawab menjaga betul kapasitas 30 persen itu tidak boleh lebih, dan selalu akan di awasi oleh Babinsa setempat,” jelas Dandim Villiala.


Villiala menambahkan, rangkaian operasi tersebut dilakukan  untuk kepentingan masyarakat banyak. Sekaligus sebagai bentuk edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya disiplin terhadap Prokes.

“Jika ada masyarakat yang melawan akan segera di proses hukum sesuai peraturan perundang - undangan yang berlaku, karena ini demi kepentingan bersama agar terhindar dari Covid -19,” terang Villiala.

Sedangkan Wakapolres Kompol Andi Yudha Pranata berpesan kepada masyarakat, agar tidak melawan petugas yang menjalankan tugas penertiban Prokes.

" Di kala Pandemi yang juga sudah menjadi bencana seperti ini, tentunya tidak bisa di tawar lagi. Maka jika ada perlawanan, langsung akan kita proses secara hukum," tambah Andi.

Selain operasi penertiban, tim gabungan melakukan sosialisasi kepada masyarakat di lokasi operasi. Selain itu juga dilakukan pembagian masker kepada warga masyarakat.

Reporter : Agus
Editor      : Wafa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOROT NUSWANTORO NEWS "dari LAMONGAN untuk NUSANTARA"